Profil Badge
'
Zaman Susah
14.9.08
Zaman sekarang memang susah,untuk makan saja beberapa golongan orang yang tergolong susah harus rela banting tulang dan rela utang sana sini untuk hanya sekedar makan,mungkin jika kita melihat baik di media manapun yang mengekspos bagaimana seseorang yang tergolong tidak mampu harus rela bersusah payah untuk mencari sesuap nasi untuk keluarganya sampai harus rela bergelut dengan maut demi mengisi perut.Hati trenyuh sekali melihat mereka berkutat dengan masalah pelik seperti itu.Sudah makan saja sudah senang,apalagi harus memikirkan ya apalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar sehat.Zaman susah mendorong manusia untuk melakukan apa saja yang penting bisa makan,walaupun makanan itu sudah kadaluwarsa serta tergolong makanan limbah.Lihat saja di Kampung Kapuk Jakarta,makanan yang notabenya adalah makanan limbah dari hotel berupa daging diolah kembali kemudian dijual kembali kepada masyarakat.Masyarakat sekitar memang tahu itu sudah tidak layak lagi,tetapi zaman susah ini mendorong mereka tidak akan menyia-nyiakan nutrisi murah di depan mata.Daging limbah yang diolah dengan bahan pengawet mayat formalin,pewarna tekstil,serta air ini kenapa masih saja dikonsumsi,lagi-lagi zaman susah ini memaksa.Olahan daging limbah itu rata-rata dijual kepada masyarakat di daerah Cengkareng,yang memang penghasilan rata-rata orang di daerah tersebut tergolong rendah.Rata-rata jadi buruh konfeksi dan sablon yang penghasilannya di bawah 50ribu perhari.Zaman susah juga membuat orang di suatu daerah rela makan makanan kadaluwarsa yang harganya setengah dari harga.Mereka tidak menghiraukan bagaimana bahaya yang ditimbulkan dari kadaluwarsa tersebut.Mereka hanya berpikir makan-makan daripada perut kosong nanti tidak bisa bekerja dan dapat duit.

Menghargai makanan yang kita suap setiap hari memang penting pada zaman susah ini.Setiap hari dapat makan dengan lauk biasa-biasa saja sampai tergolong enak pada zaman susah ini merupakan suatu kenikmatan,patut kita bersyukur.Mereka saja yang bergelut dengan masalah perut pada zaman susah ini masih bersyukur,walaupun makan ala kadarnya,sampai-sampai ada yang makan apa yang disebut tidak layak.Zaman sudah susah masih ditambah dengan segala masalah dari segala aspek baik dari aspek ekonimi,sosial,pendidikan,serta lainnya,membuat semakin komplek susah saja sekarang ini.Kita tidak bisa menghindar dari zaman susah ini.Kapan zaman susah kaya sekarang ini berganti dengan zaman gak susah ya?


Gambar dari : sini

Label:

Diposkan oleh Jatmiko Dwi Antoro @ 11.19  
9 Comments:
  • At 14 September 2008 12.00, Blogger Lyla said…

    betul sekarang emang serba susah, palagi menjelang lebaran wah dah pasti sembako dll pada naik semua

     
  • At 14 September 2008 12.16, Blogger Deantoro Miko said…

    @lyla : tapi bleum lebaran aja semua dah pada naik kok

     
  • At 14 September 2008 19.13, Blogger Herdin O. T. said…

    Ya begitu lah kondisi sekarang... kebetulan aku tinggal masi masuk wilayah cengkareng... memang kegiatan-2 spt ini banyak dilakukan home industri di drh ini...

    Makanya kami sekeluarga kalo belanja makanan ato bahan pokok lebih baik ke modern market.. mahal sedikit tapi kwalitas terjamin....

     
  • At 14 September 2008 22.17, Blogger tyas said…

    sekarang emang harus extra hati2 kalo mau beli makanan yg sudah mateng...
    sumbernya gak bisa dipertanggungjawabkan...
    gila banget ya, sampah hotel didaur ulang n dijual bebas...

     
  • At 16 September 2008 02.58, Anonymous ichanx said…

    iya susah... nyari cewek aja juga makin susah... :((

     
  • At 16 September 2008 10.03, Blogger Deantoro Miko said…

    @Herdin O. T: oh begitu y,terus gimana nasib mereka yang susah itu,apakah ada bantuan dari pemerintah
    @Tyas : ya bagi seorang mommy sprti anda harus hati-hati kalau mau beli daging y
    @ichanx : lha kok sama saya jg jomblo nih,tapi tnang aja jodoh kan di tangan Tuhan...sabar pak

     
  • At 17 September 2008 12.45, Blogger Milla Widia N said…

    semua serba susah, makan susah, kerja susah, tidur susah, semua susaahhh

     
  • At 17 September 2008 15.51, Blogger Oeoes said…

    ya itu adalah potret kemiskinan bangsa, ditengah berlimpahnya hasil bumi negara kita.
    apakah bangsa ini sudah sangat miskin seperti yang banyak diberitakan di media-media, trus hasil bumi kita kemana larinya.......??

     
  • At 19 September 2008 14.42, Blogger Deantoro Miko said…

    @ milla widia n : semua emang serba susah skrng y
    @ oeoes : skrng kekayaan bumi kita byk yg dimiliki pihak asing,pda dijual ke orang luar

     

Posting Komentar

.::Thank's berat atas komentarnya::.

<< Home
 
About Me

Name: Jatmiko Dwi Antoro
Home: Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia
About Me: Sang Pemimpi
Lihat Profilku
Previous Post
Archives
Links Teman
Powered by

BLOGGER